RSS

CCI adalah singkatan dari *some text is missing*

31 Mar
CCI adalah singkatan dari *some text is missing*

CCI atau yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yaitu Lihat Lihat Saya.. Coba gunakan imajinasimu untuk mengerti bagaimana asal muasal 3 huruf yang sering disebut dalam bahasa inggris tersebut menjadi 3 kata dari bahasa Indonesia yang membentuk suatu kalimat tak bermakna. Ya, coba dipikirkan ya. kalau tidak mau, jadi tidak usah.

CCI beranggotakan 7 manusia super yang awalnya hanya ingin berkenalan dan bertukar cerita melalui dunia maya, namun karena mereka menyadari adanya ikatan batin antara satu dengan yang lain dan dengan didorong oleh keinginan luhur, maka jadilah CCI yang sekarang ini sudah banyak dikenal oleh masyarakat luas tapi boong..

Jadi begini ceritanya..

Alkisah, pada suatu hari seorang teman saya bernama Eni mengenalkan saya kepada seseorang bernama Ryad. Dia berkata “gue sama Ayya (temannya yang saya kenal juga) dapet kenalan baru namanya Ryad dari friendster (ceritanya sensor, tapi gak juga sih). kayaknya orangnya lucu. Ngajakin ketemuan besok. mau ikut gak? sama ayya juga. yuk yuk” rayunya dengan gaya anak gaul di masa itu. Tadinya saya ingin menolak, namun setelah diiming-imingi ongkos mikrolet pulang-pergi akhirnya saya terima. Keesokan harinya berangkatlah kami ke tempat yang dituju dan bertemu dengan Ryad. Tak disangka tak dinyana, Ayya sudah sampai duluan di tempat itu, dan ternyata Ryad membawa seorang teman, yang ternyata lagi itu bukan teman melainkan sepupunya, yang juga ternyata dari Bandung, yang ternyata lagi bernama Aji.. *napas*

Kami bertemu di sebuah rumah makan fastfood di dalam Mall yang sebenarnya tidak cocok disebut Mall tapi tidak papa karena kasihan. Sejak pertama bertemu, entah kenapa tidak ada rasa canggung sedikit pun. Kami justru sangat kompak, seperti kawan lama yang baru bertemu setelah terpisah sekitar tiga menitan. Ya, kami kompak. terutama pada saat ngecengin pengunjung lain.

Setelah pulang dari sana, hubungan kami semakin intens meskipun hanya lewat telepon genggam. Sayangnya, kami sempat tidak berhubungan lagi selama satu tahun, masing-masing sibuk dengan urusan pribadinya. Sampai tibalah pada saat salah seorang dari kami -saya lupa siapa- mengajak bertemu kembali. Saat itu, singkat cerita, Eni dan Ayya mengajak teman kampus mereka -mereka berdua satu kampus- yaitu Dwi dan Banyu. Begitupun dengan Ryad, dia mengajak tetangganya, Febri dan Deby. “oalah.. Mereka ini niat sekali”, gumam saya. Sedangkan saya hanya membawa diri saja sudah berat, apalagi membawa orang lain. Dengan adanya penambahan personil, total kami secara keseluruhan adalah 9 orang. Ketika kami bertemu, hal yang sama terulang kembali. Entah mengapa tidak ada rasa canggung sedikit pun. Kami bebas tertawa dan mengekspresikan diri kami masing-masing. Oh ya, masalah Aji, dia sempat memilih untuk vakum berkumpul bersama kami, bukan karena ia harus cleaner, melainkan karena ia harus pulang ke Bandung.

Beberapa bulan berikutnya, kami mengadakan pertemuan lagi. Kali ini Aji bisa ikut karena dia sudah pindah ke Jakarta. Hal itu tentu saja membuat kami merasa senang karena bisa berkumpul kembali. Tapi sayangnya, Dwi dan Banyu mengalami masalah rumah tangga. Sehingga mereka memutuskan untuk menghilang perlahan. Tapi tidak apa, kami ber 7 masih kompak dan membentuk grup nyanyi dengan single pertama kami yang berjudul “no body no body but you”. tapi itu pun tidak jadi karena Ryad, Febri dan Aji kelihatan aneh jika harus bergoyang-goyang seksi dengan badan dan wajahnya yang maskulin.

Semenjak ditinggal Dwi dan Banyu, kami masih sering bertamasya. Kami pergi ke Mall untuk menonton film bioskop -yang dengan anehnya tidak ada satupun dari kami yang mengerti jalan cerita film tersebut, karena saat film diputar kami sibuk membuat plesetannya dan tertawa cekikikan membuat keributan-, foto box berulang kali, menggoda mbak-mbak yang terjebak sendirian bersama kami dalam angkot, menggoda penjual-penjual di pinggir jalan, jalan-jalan ke kebun binatang Ragunan, jalan-jalan ke Ancol, jalan-jalan ke liling rumah Eni. Ya, memang seperti itulah kegiatan kami, setiap pertemuan kami isi hanya dengan tertawa dan berceloteh yang mungkin menurut orang lain tidak penting.

Sedangkan nama CCI sendiri adalah suatu singkatan dari kata-kata rahasia yang masih menjadi misteri. Banyak teman saya yang menanyakan apa itu CCI? dan di sini, hari ini, saya akan mengungkapkan bahwa sebenarnya CCI merupakan singkatan dari Ca*some text is missing*

Image

@Ragunan, 2009

blog CCI : http://lihatlihatsaya.blogspot.com

 
Leave a comment

Posted by on March 31, 2013 in CCI

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
its nothing

The Lady and Her Monkey

BULETAPIBLOG

The Lady and Her Monkey

All About Us, All About CCI!

The Lady and Her Monkey

Dedea Andasari

The Lady and Her Monkey

%d bloggers like this: